Kepada Laki-Laki Yang Sedang Berjuang
Kepada laki-laki yang sedang berjuang, berangkat dari pagi berkabut lalu pulang ketika malam larut. Demi keluarga, istri dan anak yang harus selalu diberi nafkah, atau sedang berjuang menghalalkan anak orang, kalian hebat, terlepas dari apapun profesinya.
Baik itu bekerja pada korporasi, bekerja lepas, berwirausaha, menjadi tenaga pendidik atau berkarya. Tidak ada mendang-mending pada salah satunya, karena semuanya harus dikerjakan dengan totalitas, dengan segala kemampuan terbaik yang dimiliki, entah dengan mengutamakan fisik atau mengutamakan pikiran.
Kepada laki-laki yang sedang berjuang, kalian tegar.
Barangkali kalian memiliki keinginan, sikap idealisme yang disisihkan atau hal lain yang menjadi hobi atau cita-cita yang belum terwujud, namun dipendam untuk terlaksana demi tetap menyambung kehidupan.
Kepada laki-laki yang sedang berjuang, kalian kuat.
Dimana pun kalian bekerja, di dalam ruangan memandang layar monitor seharian dan berpotensi menderita gangguan penglihatan, di luar ruangan hingga kulit legam terbakar sinar matahari, atau berpindah dari satu tempat ke tempat lainnya, terus seperti itu dari hari ke hari.
Tak peduli bagaimana pun cuaca hari itu, tak menghiraukan jarak yang begitu jauh, kalian bergegas pergi berharap hari itu berlangsung baik.
Kepada laki-laki yang sedang berjuang, kalian sabar.
Tentu banyak hal terjadi pada hari-hari yang dilalui, di perjalanan pergi hingga pulang atau hal buruk menimpa rutinitasmu, berselisih dengan rekan sejawat, dimarahi atasan, berselisih dengan pelanggan, tidak mampu mengeluarkan kemampuan terbaik sebagai pengajar, hingga bersitegang saling meninggikan suara dengan sesama pengendara tatkala jalanan dilanda kemacetan.
Namun sesampainya di rumah, kalian tetap memasang muka yang baik-baik saja seolah tidak terjadi apa-apa pada harimu, demi hangatnya sambutan keluarga agar tak begitu khawatir pada kelangsungan hari-harimu berikutnya.
Kepada laki-laki yang sedang berjuang, kalian luar biasa.
Tak peduli betapa lelah yang kalian rasa, senyum sumringah selalu menghiasi wajah kalian tatkala sang kekasih atau buah hati meminta waktu istirahatmu untuk menemani mereka.
Telah kalian jadikan keluarga sebagai hal yang harus selalu diprioritaskan, sebagai bentuk terima kasih karena sudah bersedia merawatmu dan membuat duniamu menjadi lebih berwarna.
Kepada laki-laki yang sedang berjuang, kalian sungguh bijaksana.
Selalu meredam segala ego serta memilih untuk menunjukkan sikap ramah dan pantang menyerah di hadapan keluarga, kelak keturunanmu akan mewarisi hal serupa dan merasa bangga memiliki panutan yang tiada henti berjuang memberi yang terbaik untuk keluarga yang dicinta.
Kepada laki-laki yang sedang berjuang untuk membina bahtera rumah tangga, kalian begitu istimewa.
Jangan pernah berhenti memperjuangkan tujuanmu, sebab wanita yang hebat pantas bersanding dengan laki-laki yang tiada mengenal kata menyerah.
Dengarkan Audio
