Tidak Ada Pulang Kali Ini
Lebaran tentu saja selalu menjadi momentum berharga tak hanya bagi umat muslim, tapi bagi semua umat yang menjalankan toleransi dalam beragama, untuk dapat berkumpul bersama keluarga, sanak saudara, hingga teman yang lama tak jumpa.
Bagaimana tidak, sebab lebaran menjadi hari dimana maaf yang terhatur dapat selalu bersambut, ketika jabat yang hangat mampu melepas setiap sesal yang pernah diperbuat kepada sesama manusia.
Namun, di tengah kebahagian, haru dan penuh suka cita, ada sebagian orang yang tidak bisa menjalaninya serta tidak memiliki kesempatan tersebut
Karena ternyata tidak semua lebaran dapat dirayakan dengan pertemuan,
tidak semua lebaran bisa dihiasi dengan perkumpulan
Juga tidak setiap sajian opor ayam dapat disantap dengan maaf dan salam
Sebab, ada sebagian orang yang tetap melangsungkan hari seperti hari lainnya demi memastikan keberlangsungan hidup tetap berjalan.
Seperti petugas transportasi yang tetap bekerja mengantarkan orang-orang yang hendak mudik ke kampung halaman, aparatur sipil dan keamanan yang senantiasa menjaga kondisi tetap kondusif, tenaga medis dan tenaga kesehatan yang bersiaga bila terjadi hal yang tidak diinginkan, para pelayan toko yang tetap tersedia menyediakan kebutuhan selama lebaran, hingga salah satunya mungkin adalah kamu, perantau yang tidak dapat pulang karena satu dan lain hal atau apapun pekerjaanmu, kamu harus tetap bekerja karena menunaikan kewajibanmu sebagai seorang profesional.
Tak apa, meski tidak bersama keluarga, mari kita rayakan lebaran bersama, dimana pun tempatmu berada kini. Namun, yang utama tentu hubungi orangtua dan sanak saudara terlebih dahulu, sampaikan maaf atas ketidakhadiranmu lalu mohonlah maaf atas setiap salah yang selama ini kita perbuat. Sebab, boleh jadi di rumah nun yang jauh disana, ibu menunggu dering telpon darimu untuk sekadar mendengar kabarmu di lebaran tahun ini.
Besarkan hatimu, bukakan juga hati untuk setiap maaf yang hendak datang, kuatkanlah orang-orang di sekitarmu yang pada lebaran kali ini juga tidak dapat berkumpul bersama keluarganya.
Yang terpenting pada momen lebaran ini, adalah kita mampu memaafkan dengan tulus setiap salah yang pernah orang lakukan entah itu disengaja maupun tidak.
Setiap takbir yang berkumandang adalah bentuk terima kasih kita kepada Tuhan karena masih dipertemukan lagi dengan lebaran tahun ini, kendati tidak sama persis dengan tahun-tahun sebelumnya, manakala semua keluarga masih lengkap atau masih ada kesempatan berkumpul bersama
Tak apa, meski tahun ini tak ada pulang
Lebaranmu tetap bermakna karena mampu memaafkan dengan hati yang lapang
Meski tak ada pulang kali ini, kau tetap berhak merayakan hari raya idul fitri
Dariku, minal a'idzin walfaidzin mohon maaf lahir dan batin
Dengarkan Audio
